Portalborneo.or.id, Samarinda – Dalam beberapa kejuaraan yang telah diselenggarakan, Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kaltim didorong untuk mampu meningkatkan kemampuan dari atlet-atlet muda yang berpartisipasi. Yang nantinya, akan disaring untuk kemudian diberikan program pelatihan di sentra-sentra olahraga sebagai ekosistem pencetak olahragawan unggulan Benua Etam.
Kepala Sekretariat DBON Kaltim Zairin Zain mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemantauan terhadap atlet-atlet yang dinilai berpotensi, dalam kejuaraan provinsi yang digelar bulan lalu. Saat itu ada sekitar 1.670 atlet usia dini yang ambil bagian dalam enam cabor yang dipertandingkan. Di antaranya taekwondo, pencak silat, bulu tangkis, atletik, kempo dan gulat.
“Kami menyiapkan kuota 10 atlet terbaik dari semua cabor itu untuk dibina lebih lanjut,” ucap Zairin.
Nantinya, para atlet terpilih ini akan mengikuti pelatihan rutin di akademi olahraga yang dipusatkan di Kompleks Gelora Kadrie Oening Samarinda. Dengan semua pembiayaan, baik pendidikan dan program latihan, berada di bawah tanggung jawab DBON Kaltim.
“Total ada 120 atlet terbaik yang akan kami akomodir. Mulai dari pendidikan sampai program latihan khusus,” terangnya lebih lanjut.
Apa yang diutarakan Zairin ini selaras dengan harapan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kesuma (AHK), terhadap keberadaan DBON. Di mana nantinya, DBON memang disiapkan utnuk menjaring dan membina atlet muda berpotensi, yang akan menjadi penerus patriot olahraga Benua Etam.
“DBON ini seperti akademi untuk mempersiapkan atlet dari nol, hingga mereka bisa menjadi atlet profesional,” jelas AHK.
(dee/AdvDisporaKaltim)

