Aulia R. Basri & Rendi Solihin: Cahaya Hulu Mahakam dan Semangat Pesisir Menuju Kukar Idaman Terbaik

Dengan Tatapan Penuh Keyakinan, Aulia - Rendi Melangkah Pasti Sebagai Pasangan Nomor Urut 1 di Debat Pilkada di Stadion Aji Imbut, Rabu Malam (9/4/2025).

Portalborneo.id, Kutai Kartanegara – Di tengah hingar-bingar politik dan dinamika debat publik Pilkada Ulang Kutai Kartanegara 2025, pasangan nomor urut 01 Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin menjadi sorotan dengan pendekatan yang berakar pada keaslian dan inovasi. Kedua sosok ini menyampaikan pesan yang lembut namun mendalam, menyuarakan perpaduan antara kekuatan sejarah dan semangat kontemporer, dengan visi membawa Kukar ke puncak sebagai Kukar Idaman Terbaik.

Aulia dari Hulu Mahakam: Menyalakan Api Harapan dari Akar Sejarah

Mengenakan kemeja putih yang sederhana dan celana jeans, Aulia tampil dengan keanggunan yang tidak perlu digembar-gemborkan. Dalam pidatonya, ia membuka dengan kutipan dari Pramoedya Ananta Toer,
“Selama harapan masih ada, masa depan tetap terbuka.”
Kalimat itu bukan hanya sebagai salam pembuka, melainkan simbol harapan yang lahir dari hulu Mahakam sebuah metafora atas akar budaya dan sejarah panjang yang telah membentuk identitas rakyat Kutai Kartanegara.

Bagi Aulia, Kukar adalah tanah yang menyimpan cerita masa lalu, yang harus dijaga dan dikembangkan untuk menghadapi tantangan masa depan. Ia percaya bahwa setiap langkah perbaikan harus bermula dari pengakuan terhadap nilai tradisi dan budaya setempat, sembari menyambut inovasi yang relevan dengan zaman.
“Kita harus menemukan titik temu antara masa lalu dan masa depan, menyatukan kearifan lokal dengan visi ke depan demi mewujudkan Kukar Idaman Terbaik,” ungkapnya, mencerminkan keyakinannya bahwa akar sejarah merupakan modal utama dalam membangun masa depan.

Berita Lainnya:  Garin Yudha Resmi Dilantik Ketua PC Tidar Kota Samarinda

Rendi dari Pesisir: Dinamika dan Semangat Inovasi untuk Era Baru

Tak kalah pentingnya, Rendi Solihin, yang dikenal sebagai sosok dari pesisir, menyampaikan pesan yang mengundang semangat pembaruan. Dari pesisir Kukar, Rendi membawa nuansa kebaruan dan dinamika yang muncul dari interaksi dengan keragaman budaya serta perkembangan global.
“Inovasi harus berjalan seiring dengan tradisiitulah yang menciptakan perpaduan sempurna, dan itulah yang akan membawa Kukar menuju posisinya sebagai Kukar Idaman Terbaik,” tegasnya.

Rendi menekankan bahwa peran pemimpin tidak hanya sebatas meneruskan tradisi, tetapi juga harus mampu mengintegrasikan perubahan dan menyikapi dinamika zaman. Pendekatannya yang modern dan visioner menjadikan dirinya figur yang dapat menjembatani aspirasi generasi muda dan kearifan para sesepuh, sehingga tercipta pemerintahan yang inklusif dan responsif terhadap tantangan masa kini.

Berita Lainnya:  Hadiri HUT ke-50 PDI Perjuangan, Samsun Ucapkan Selamat ulang tahun PDI Perjuangan

Sebuah Sinergi Menuju Kukar Idaman Terbaik

Dalam diskursus yang berlangsung di panggung debat publik PSU, Aulia dan Rendi menegaskan bahwa harapan untuk masa depan Kukar harus dirajut dengan kesatuan antara tradisi dan modernitas. Meski dengan pendekatan yang berbeda, keduanya sepakat bahwa dasar pemimpin sejati terletak pada integritas, rekam jejak yang jelas, dan komitmen tak tergoyahkan untuk kesejahteraan rakyat.

Mereka menyampaikan keyakinan bahwa:
• Aulia, sebagai wakil dari hulu Mahakam, merupakan simbol dari akar dan nilai-nilai tradisional yang kuat—fondasi yang sangat penting dalam mewujudkan Kukar Idaman Terbaik.
• Rendi, yang datang dari pesisir, membawa angin segar inovasi serta visi modern yang mampu merespon dinamika global dan lokal, sekaligus menjembatani perbedaan demi kesatuan.

Berita Lainnya:  Wabup Rendi Solihin: Patung Bung Karno Bakal Berdiri di Kota Juang Sangasanga

“Dua anak muda, satu harapan. Cahaya yang kami bawa merupakan perpaduan sempurna antara akar sejarah dan semangat masa depan,” ucap Rendi menutup pidato yang menginspirasi tersebut.

Menuju Era Baru untuk Kukar

Dengan visi yang berimbang, Aulia dan Rendi tidak hanya mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin, melainkan memilih masa depan. Mereka percaya bahwa sinergi antara tradisi dan inovasi adalah kunci menuju transformasi nyata, mengantarkan Kukar ke era yang lebih berkeadilan, maju, dan berbudaya—menuju wujud Kukar Idaman Terbaik yang selama ini diimpikan oleh seluruh rakyat.

Di balik setiap janji yang diutarakan terdapat tekad bulat untuk mewujudkan Kukar Idaman Terbaik, sebuah transformasi yang tak hanya mengalir dari hulu Mahakam tetapi juga mengisi denyut kehidupan

[AZS]

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.