
Portalborneo.id, Kutai Timur – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan seiring masuknya musim penghujan. Kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi memicu terjadinya banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, menjelaskan bahwa hasil pemantauan BMKG menunjukkan Kutim telah memasuki periode hujan, meski intensitasnya belum merata di seluruh kecamatan.
“Informasi dari BMKG memang kita sudah masuk musim penghujan. Namun seperti yang kita lihat, kadang pagi, siang, sore itu cerah, besoknya hujan deras turun tiba-tiba,” ujar Naim.
Menurutnya, kondisi ini memerlukan kesiapan masyarakat di tingkat lokal. Beberapa wilayah masih mengalami cuaca kering, namun BPBD memastikan situasi tetap terkendali melalui koordinasi rutin dengan pemerintah kecamatan.
Sebagai langkah preventif, BPBD telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kecamatan sejak bulan September untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi.
“Imbauan sudah kami kirimkan ke semua kecamatan. Masyarakat harus waspada dan tetap mengikuti informasi cuaca dari BMKG,” tegasnya.
Naim juga menekankan pentingnya menjaga saluran air tetap bersih agar tidak terjadi penyumbatan saat curah hujan meningkat. Menurutnya, faktor utama genangan sering kali berasal dari kebiasaan membuang sampah sembarangan.
BPBD Kutim berharap, dengan sinergi pemerintah dan kesadaran masyarakat, risiko bencana di musim penghujan dapat diminimalkan dan ditangani lebih cepat jika terjadi kondisi darurat.(ADV)

