
Portalboerneo.id, Kutai Timur – Perhelatan bergengsi tahunan, Bupati Cup Bulutangkis Tahun 2025, resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi. Pembukaan berlangsung meriah di GOR Kabo Sport, yang berlokasi di Jalan Poros Kabo, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara.
Ajang yang diselenggarakan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kutai Timur ini dijadwalkan akan berlangsung selama empat hari berturut-turut. Kompetisi akan dimulai dari tanggal 1 hingga 4 Desember 2025 mendatang.
Partisipasi Klub dan Kelas yang Dipertandingkan
Ketua PBSI Kutai Timur, Daniel Politius Sebayang, melaporkan bahwa antusiasme terhadap turnamen kali ini sangat tinggi. Total sebanyak 43 klub tercatat berpartisipasi dalam Bupati Cup Bulutangkis 2025.
“Bupati Cup Bulutangkis 2025 kali ini diikuti oleh 43 klub dengan total peserta sebanyak 338 orang,” ujar Daniel Politius Sebayang, Senin (1/12/2025), menunjukkan tingginya jumlah atlet yang berlaga dari berbagai kategori usia.
Turnamen ini membuka sembilan kelas pertandingan, yang bertujuan menjaring bakat mulai dari usia termuda hingga kategori non-prestasi. Kelas yang dipertandingkan meliputi Usia Dini hingga Tunggal Taruna, serta Ganda Dewasa Prestasi dan Non-Prestasi. Salah satu kelas yang menarik perhatian adalah Ganda Veteran Putra untuk usia 45 tahun.
Apresiasi Pemkab Terhadap Pembinaan Atlet
Wakil Bupati Mahyunadi memberikan apresiasi tinggi terhadap ratusan atlet yang berpartisipasi, menegaskan bahwa hal ini membuktikan potensi atlet bulutangkis di Kabupaten Kutai Timur tergolong tinggi.
Mahyunadi menilai bahwa alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim yang digunakan untuk pembinaan cabang olahraga (cabor) bulutangkis tidak sia-sia. “Saya melihat permainan awal, kecil-kecil (anak-anak) tapi bakatnya sudah kelihatan, artinya pembinaan cabornya sudah baik,” imbuhnya.
Ia juga berpendapat bahwa kualitas permainan yang ditunjukkan pada pertandingan awal mengindikasikan bahwa atlet-atlet yang berlaga bukanlah atlet hasil latihan otodidak, melainkan telah melalui pelatihan yang terstruktur dan rutin.
Target Juara Porprov dengan Atlet Lokal
Pada kesempatan itu, Mahyunadi juga menyampaikan target besar untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur yang akan diselenggarakan di Paser pada tahun 2026. Ia berharap kontingen Kutim mampu meraih gelar juara dalam ajang tersebut.
Namun, ia memberikan catatan penting terkait pencapaian target juara tersebut. Mahyunadi menekankan bahwa kemenangan di Porprov mendatang harus dinikmati oleh masyarakat Kutai Timur sendiri, melalui prestasi atlet lokal yang dibina dari nol.
“Tapi juara ini yang menikmati orang-orang Kutai Timur sendiri, bukan orang luar yang kita sewa lalu dia juara, ke depan kita juara yang menikmati juaranya ya orang-orang kita sendiri,” pungkas Mahyunadi, menekankan pentingnya pembinaan atlet asli daerah. (ADV)

