Akurasi Data Pelanggan Jadi Sorotan Utama Bupati Kutim dalam Rencana Bisnis Perumdam TTB

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, baru-baru ini menyoroti secara khusus pentingnya keakuratan data pelanggan air bersih yang dikelola oleh Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB). Data yang valid dianggap sebagai fondasi penting bagi peningkatan layanan utilitas publik di kabupaten tersebut.

Penegasan mengenai pentingnya data ini disampaikan oleh Ardiansyah saat memimpin Rapat Penyusunan Rencana Bisnis (Renbis) Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) untuk periode 2026 hingga 2030, yang diselenggarakan pada Jumat (28/11/2025).

Bupati mengakui bahwa tantangan pembangunan jaringan air bersih ke pelosok desa tidak mudah. Namun, ia berharap layanan air bersih dapat menjangkau seluruh desa dengan target cakupan yang ambisius dalam beberapa tahun ke depan.

Berita Lainnya:  Satpol PP Kutai Timur Hadir Sebagai Pelindung

Target cakupan layanan yang dicanangkan cukup tinggi, yaitu minimal mencapai 58 persen pada tahun 2026, dan diharapkan dapat meningkat signifikan hingga menyentuh angka 80 persen pada tahun 2029.

“Kita harus tahu persis berapa banyak masyarakat yang sudah terlayani, termasuk layanan yang dibangun desa. Tanpa data yang benar, perencanaan tidak akan tepat,” ucapnya.

Menurut Ardiansyah Sulaiman, untuk mewujudkan target peningkatan cakupan layanan air bersih tersebut, kunci keberhasilan utama terletak pada akurasi data pelanggan. Data yang tepat akan menjamin perencanaan berjalan efektif dan layanan tersalurkan tepat sasaran.

Berita Lainnya:  Integrasi Layanan Adminduk Digital: Disdukcapil Kutim Gandeng Dinkes Permudah Akta Kelahiran hingga KIA

Menanggapi arahan dari Bupati, Direktur Utama Perumdam TTB Kutim, Suparjan, menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti. Ia memahami betul bahwa akurasi data merupakan prasyarat mutlak bagi pengembangan layanan.

Suparjan berjanji Perumdam akan menjalin kolaborasi erat dengan Pemerintah Desa untuk melaksanakan pendataan secara mendalam dan akurat. Pendataan ini akan mencakup seluruh warga yang sudah menikmati akses air bersih, baik melalui jaringan Perumdam maupun melalui sistem mandiri yang dikelola desa. (ADV)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.