Disnakertrans Kutim Pastikan Pelatihan UMKM Berlanjut Setelah Sosialisasi

Portalborneo.id, Kutai Timur – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kutai Timur (Kutim) memastikan bahwa pelaku UMKM yang telah mengikuti kegiatan pembinaan akan terus mendapatkan pendampingan dan pelatihan lanjutan.

Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, mengatakan pihaknya telah memiliki sistem pendampingan berkelanjutan bagi peserta pelatihan.

“Setelah pelatihan, kami bentuk grup pendampingan agar komunikasi dan pembinaan terus berjalan,” jelasnya.

Salah satu contoh sukses adalah pelatihan barista yang digelar di Kabo. Peserta tidak hanya belajar membuat kopi, tetapi juga mendapatkan sertifikasi BNSP, bahkan kini sudah membuka usaha sendiri.

Berita Lainnya:  LPTQ Kukar Rayakan Ramadan Dengan Semangat Penghayatan Al-Quran

“Kita tidak ingin peserta berhenti setelah dilatih. Mereka harus bisa membuka lapangan kerja, bahkan menciptakan produk unggulan baru,” ujarnya.

Selain pelatihan barista, Disnakertrans juga telah menggelar pelatihan menjahit yang menghasilkan pesanan langsung dari industri.

“Kami bahkan bekerja sama dengan lembaga seperti Indeksi dan struktur pelatih dari Bandung untuk menjaga kualitas,” terang Roma.

Pembinaan semacam ini menjadi fondasi penting bagi terciptanya masyarakat transmigrasi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Melalui sistem pendampingan yang berkelanjutan, Disnakertrans Kutim berupaya memastikan setiap peserta pelatihan benar-benar mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan taraf hidupnya. (ADV)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.