Disnakertrans Kutim Tetapkan Indikator Keberhasilan Melalui Peningkatan Ekonomi Warga

Portalborneo.id, Kutai Timur – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan transmigrasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari sejauh mana dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Program transmigrasi kini diarahkan untuk benar-benar memberikan manfaat nyata, terutama dalam menciptakan kemandirian ekonomi di kawasan transmigrasi.

Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, menyebut indikator keberhasilan program sosialisasi produk ekspor salah satunya adalah peningkatan ekonomi mikro dan kesejahteraan keluarga transmigran.

“Keberhasilan bukan sekadar banyaknya pelatihan, tapi sejauh mana warga mampu menghasilkan dan memasarkan produk mereka. Dampaknya harus terasa secara langsung,” ungkapnya.

Berita Lainnya:  Komisi II Harap Pembangunan Smelter Nikel Berdampak Baik Bagi Masyarakat Kaltim

Program ini diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi lokal dengan memunculkan wirausaha baru di kawasan transmigrasi.

Pemerintah daerah juga akan terus memantau pertumbuhan ekonomi di titik-titik transmigrasi binaan.

“Kalau kita lihat, sudah mulai banyak produk dari desa transmigrasi yang diminati pasar, itu indikator nyata keberhasilan kita,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan transmigrasi.

Kolaborasi menjadi kunci agar setiap inisiatif tidak berhenti di tataran proyek, melainkan terus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Berita Lainnya:  524 Calon Jemaah Haji Kukar Siap Berangkat, Edi Damansyah Pesankan Kesabaran dan Rasa Syukur

“Semua harus bergerak bersama agar hasilnya bisa berkelanjutan,” ujar Roma.

Ia menegaskan bahwa peran aktif seluruh pihak akan mempercepat terwujudnya kawasan transmigrasi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. (ADV)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.