Komisi IV DPRD Kaltim Temukan Dugaan Pelanggaran Proyek Pabrik Sawit PT KSM di Kutai Timur

Kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kalimantan Timur ke PT KSM (ist)

Kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kalimantan Timur ke PT KSM (ist)

Samarinda — Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menemukan indikasi pelanggaran serius dalam pembangunan pabrik kelapa sawit milik PT Kutai Sawit Mandiri (KSM) di Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng. Temuan ini disampaikan Ketua Komisi IV, H. Baba, usai kunjungan kerja ke lokasi proyek pada pekan lalu.

“Kami mendapati sejumlah pelanggaran di lapangan, terutama dalam aspek perizinan dan pengelolaan lingkungan. Ini akan kami tindak lanjuti secara formal,” ujar Baba, Senin (5/5/2025).

Komisi IV mencatat bahwa PT KSM diduga belum memenuhi kewajiban administrasi dan teknis yang wajib diselesaikan sebelum pembangunan dimulai. Salah satu perhatian utama adalah potensi dampak lingkungan di kawasan Kongbeng yang dikenal rentan secara ekologis.

Berita Lainnya:  Polisi Mulai Terapkan Tilang Elektronik Di Kota Samarinda

“Kami mendukung investasi, tapi tidak boleh mengabaikan aturan. Jika perlu, operasional proyek bisa kami rekomendasikan untuk ditangguhkan,” tegas Baba.

DPRD juga menerima keluhan masyarakat terkait gangguan aktivitas proyek terhadap akses jalan umum serta dugaan pencemaran sungai kecil yang digunakan warga.

Komisi IV berencana memanggil manajemen PT KSM untuk klarifikasi, dan mendorong Pemkab Kutai Timur serta Dinas Lingkungan Hidup Kaltim segera turun ke lapangan untuk melakukan audit dan verifikasi.

“Masyarakat harus dilibatkan dalam proses pengawasan agar transparan. Kami akan siapkan laporan lengkap untuk dibawa ke rapat lintas komisi,” tambah Baba.

Berita Lainnya:  Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Titip 5 Pesan ke Ganjar Pranowo

DPRD Kaltim memastikan akan mengawal ketat kasus ini dan tidak menutup kemungkinan menjatuhkan rekomendasi sanksi jika terbukti terjadi pelanggaran serius.

Tim Redaksi (Adv 39/Rsk)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.