Kasus ISPA Meningkat, Kutim Perluas Layanan Dokter Spesialis Demi Penanganan Lebih Cepat

Portalborneo.id, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat sistem pelayanan kesehatan dengan memperluas akses masyarakat terhadap dokter spesialis sebagai respons atas meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) di wilayah setempat.

Dinas Kesehatan Kutim menegaskan bahwa peningkatan akses layanan spesialistik menjadi langkah penting untuk mempercepat penanganan pasien serta mencegah komplikasi kesehatan lebih lanjut.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, menyampaikan bahwa perluasan layanan dokter spesialis bertujuan memastikan masyarakat tidak perlu menunggu lama atau melakukan perjalanan jauh saat membutuhkan pemeriksaan lanjutan.

“Semakin cepat pasien mendapatkan evaluasi dari dokter spesialis, semakin besar peluang pemulihan dan semakin kecil risiko komplikasi pada paru maupun organ lain,” ujar Sumarno.

Berita Lainnya:  Wabup Rendi Minta Perusda Lebih Kreatif dan Mandiri Tingkatkan PAD Kukar

Dinas Kesehatan kini menghadirkan dokter spesialis anak dan dokter spesialis penyakit dalam pada titik pelayanan tertentu untuk menangani lonjakan kunjungan pasien akibat ISPA.

Upaya ini dinilai efektif mengurangi antrean rujukan ke rumah sakit besar sekaligus meminimalkan biaya transportasi bagi masyarakat pedalaman yang kerap terkendala jarak.

Berdasarkan pemantauan Dinas Kesehatan, peningkatan kasus ISPA di Kutim dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni aktivitas pertambangan yang memicu polusi debu serta perubahan cuaca ekstrem yang mengakibatkan penurunan daya tahan tubuh masyarakat.

Untuk mengatasi situasi ini, tenaga kesehatan terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat, perlindungan diri saat beraktivitas di lingkungan berdebu, serta pentingnya menjaga sistem imun melalui konsumsi makanan bergizi dan istirahat cukup.

Berita Lainnya:  MTQ Kukar ke-45: Momen Perkuat Silaturahmi Antar-Kecamatan

“Penanganan medis saja tidak cukup. Kesadaran masyarakat untuk mencegah ISPA melalui perilaku hidup sehat memiliki peran yang sangat penting,” tambah Sumarno.

Selain memperluas layanan spesialis, Dinkes Kutim juga memperkuat sistem rujukan agar pasien dengan kondisi berat dapat segera mendapatkan bantuan lanjutan di fasilitas kesehatan yang kompeten.

Pemerintah menargetkan agar seluruh layanan medis, baik primer maupun lanjutan, terhubung secara terpadu demi efisiensi penanganan penyakit.

Langkah yang ditempuh pemerintah daerah tidak hanya menyasar fasilitas kesehatan di pusat kota, tetapi juga mencakup wilayah pedalaman dengan jadwal pelayanan terjadwal agar masyarakat terpencil tetap dapat menikmati layanan spesialis sesuai kebutuhan.

Berita Lainnya:  Kukar Hadiri Executive Meeting Migas Kalsul, Sinergi Energi Nasional Diperkuat

Dinas Kesehatan Kutim meyakini bahwa akselerasi layanan dokter spesialis akan menjadi metode efektif dalam menekan angka ISPA sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.(ADV)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.