Ketua Komisi III DPRD Samarinda Soroti Keamanan Konstruksi Revitalisasi Pasar Pagi

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.

Portalborneo.id, Samarinda – Komisi III DPRD Kota Samarinda mengingatkan agar proses revitalisasi Pasar Pagi tidak hanya berorientasi pada tampilan megah dan arsitektur modern, namun mengedepankan aspek keselamatan konstruksi.

Hal ini diungkapkan langsung ketua komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. Menurutnya, pasar yang akan menjadi pusat aktivitas ribuan warga ini harus memenuhi standar keamanan yang ketat.

“Estetika memang penting, namun keselamatan jauh lebih utama. Pasar ini nantinya akan menjadi ruang publik aktif, sehingga jaminan keamanan bagi masyarakat adalah hal yang harus diutamakan,” Ungkap Deni sapaan karibnya. Kamis (10/7/2025).

Berita Lainnya:  Anhar Minta Pemkot Samarinda Realisasi Pembangunan Skytrain

Diketahui, revitalisasi Pasar Pagi saat ini telah menyelesaikan tahap pertama dan tengah memasuki tahap kedua dengan anggaran sebesar Rp148,5 miliar. Fase ini meliputi instalasi mekanikal dan elektrikal, penyekatan kios, pengelolaan limbah, hingga pengecatan. Proyek ini ditargetkan rampung pada Oktober 2025.

“Standar teknis harus dijadikan pilar utama. Jangan sampai kejadian yang tidak diinginkan justru membahayakan pengguna pasar,” Ucap Deni

Politisi dari partai Gerindra itu berharap pasar ini dapat memberikan dampak ekonomi langsung kepada pedagang dan menjadi ikon kota yang tertib dan aman.

Berita Lainnya:  Pemerintah Samarinda Tertibkan Pertamini Demi Keselamatan Publik

“Harapannya, wajah baru Pasar Pagi ini bisa membawa kesejahteraan bagi pedagang. Pasar ini juga harus menjadi simbol kota yang tertib, aman, dan berpihak pada kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (Adv)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.