Menuju Kota Layak Anak, DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Implementasi Regulasi

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti.

Portalborneo.id, Samarinda – Predikat Kota Layak Anak (KLA) bagi Samarinda tak cukup dicapai hanya melalui kerja pemerintah.

Kepada awak media, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menekankan perlunya keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar Kota Tepian benar-benar menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

“Enggak cukup kalau hanya pemerintah yang bergerak. Semua pihak harus terlibat,” Ungkapnya. Jum’at (11/7/2025).

Menurut Puji, tantangan terbesar justru berada pada tingkat partisipasi masyarakat dalam menjalankan aturan. Ia mencontohkan kawasan tanpa rokok yang masih dilanggar.

Berita Lainnya:  Kontingen Kaltim Siap Berjuang di Pra Popnas 2024, Rasman Rading Tegaskan Atlet Sudah Matang dalam Persiapan

“Iklan rokok masih terpampang di jalan utama dan dekat area perkantoran. Itu belum lagi anak jalanan yang masih banyak terlihat di perempatan,” Tegas Puji.

Politisi dari partai Demokrat itu menyerukan kolaborasi antarsektor.

“Regulasinya sudah ada. Tinggal bagaimana kita komitmen menjalankannya,” pungkasnya. (Adv)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.