Kaltim Siap Manfaatkan Rute Internasional Royal Brunei

Caption: Sekretaris DIspar Kaltim, Baihaqi.

Portalborneo.id, Samarinda – Benua Etam diprediksi memasuki fase baru pertumbuhan pariwisata internasional pada tahun mendatang. Pemerintah Provinsi Kaltim, melalui Dinas Pariwisata (Dispar), tengah menggarap peluang signifikan setelah adanya penerbangan langsung Royal Brunei Airlines dari Bandar Seri Begawan menuju Balikpapan.

Rute ini diyakini menjadi pintu masuk strategis bagi lonjakan wisatawan mancanegara (wisman) ke Benua Etam. Sekretaris Dispar Kaltim Restiawan Baihaqi menyampaikan bahwa sejak pembukaan rute tersebut, pasar baru dari Brunei perlahan menunjukkan tren positif, ditandai dengan kedatangan kelompok wisata kecil.

Restiawan optimistis bahwa dalam beberapa bulan ke depan, pergerakan wisatawan asing akan meningkat secara konsisten. Hal ini didorong oleh pola konektivitas Royal Brunei yang tidak hanya mengangkut penumpang dari Brunei, tetapi juga dari negara lain yang transit di Bandar Seri Begawan sebelum melanjutkan perjalanan ke Balikpapan.

Berita Lainnya:  Andi Harun dan Keterlibatan Warga: Suksesnya Pemilu 2024 di Samarinda

“Ini kemungkinan mudah-mudahan naik karena kita punya pasar baru. Penerbangan dari Bandar Sri Begawan ke Balikpapan sudah mulai mengantar small-small paket 15–20 orang,” ujarnya.

“Royal Brunei itu ternyata bukan hanya membawa wisatawan dari Brunei, tapi dia ada pesawat dari China ke Brunei baru ke Kaltim. Itu yang kita coba,” tambahnya.

Melihat peluang tersebut, Dispar Kaltim telah menyiapkan langkah strategis. Pada akhir bulan mendatang, pemerintah provinsi dijadwalkan bertemu langsung dengan manajemen Royal Brunei untuk membahas potensi kolaborasi jangka panjang.

Fokus pembahasannya adalah upaya memperbesar jumlah wisatawan asing yang masuk melalui rute tersebut, bukan hanya dari Brunei, tetapi juga dari pasar-pasar besar seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Timur Tengah.

Berita Lainnya:  Wisata ATV Terbaru di Kaltim, Alternatif Seru Tanpa Harus Jauh ke Ubud, Bali

Dalam skenario ke depan, kerja sama dengan maskapai diproyeksi mencakup penyusunan paket wisata lintas negara, promosi bersama, hingga integrasi rute yang lebih kompetitif bagi turis internasional.

Pemerintah ingin memastikan bahwa Kaltim tampil sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan yang mencari pengalaman alam tropis, petualangan, dan wisata budaya.

Restiawan menilai momentum ini sangat penting untuk mendiversifikasi pasar wisata Kaltim yang selama ini masih bergantung pada pelancong domestik. Dengan kehadiran penerbangan internasional reguler, posisi Kaltim sebagai gerbang wisata Kalimantan semakin menguat.

Ditambah, selain rute Brunei, Balikpapan juga masih dilayani penerbangan internasional dua kali seminggu menuju Malaysia.

Berita Lainnya:  Bawaslu Samarinda Selidiki Dugaan Kecurangan Pemilu di TPS Pangeran Bendahara

“Minggu terakhir nanti kami akan bicara sama Royal Brunei bagaimana agar maskapai ini mendatangkan wisatawan bukan hanya dari Brunei tapi dari luar,” jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga mulai mendorong pelaku industri pariwisata untuk memperbaiki kualitas layanan, menyediakan produk wisata yang lebih terkurasi, dan memperkuat konektivitas menuju destinasi unggulan seperti Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, hingga Berau.

Jika langkah kolaboratif ini berjalan sesuai rencana, maka tahun depan Kaltim berpotensi mencatatkan lonjakan signifikan kunjungan wisman sekaligus memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah.

Tim Redaksi/20/Riska/ADV/Diskominfo/Kaltim

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.