Program Dual Track di Provinsi Kaltim Membantu Siswa SMA Siap Terjun ke Dunia Kerja

Teks Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kaltim, Muhammad Kurniawan.

Portalborneo.or.id, Samarinda – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur telah menjalin kerjasama yang erat dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dalam melaksanakan Program Dual Track bagi siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh Kalimantan Timur.

Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada siswa SMA dalam rangka meningkatkan keterampilan kerja seiring dengan kemampuan akademik yang mereka peroleh di sekolah. Pelatihan ini dilaksanakan di 21 sekolah piloting SMA Negeri yang tersebar di 10 Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur.

Dengan kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, serta berbagai mitra dari dunia usaha dan industri, program ini memberikan dua keterampilan utama kepada siswa, yaitu keterampilan kerja dan keterampilan wirausaha. Keterampilan ini diajarkan di sekolah-sekolah piloting melalui strategi pelaksanaan Program 3P, yaitu sekolah sebagai pusat. Yaitu, Pelatihan, Pengembangan Produk, dan Pemasaran Hasil Pelatihan.

Berita Lainnya:  Sri Wahyuni Resmi Buka Liga Sepakbola Antar OPD Pemprov Kaltim 2024

Program ini dikenal dengan nama “Tetap Kuat – Strategi Peningkatan Kapasitas Siswa Melalui Program Dual Track,” yang bertujuan untuk menghasilkan generasi muda yang menjadi pemikir, pemimpin, dan berprestasi.

Festival Dual Track ini menjadi platform bagi para siswa yang telah mengikuti program pelatihan untuk memamerkan produk unggulan sekolah mereka dan menunjukkan kemampuan keterampilan mereka di berbagai bidang, seperti Tata Boga, Tata Busana, Multimedia, Grafis, dan keterampilan digital lainnya.

Acara ini juga akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan dan pelatihan informatif serta edukatif yang akan membantu peserta memahami seluruh aspek keterampilan, dari perencanaan pembuatan produk hingga pengemasan, pelaksanaan, dan pemasaran.

“Festival SMA Dual Track Kalimantan Timur ini adalah wadah apresiasi bagi sekolah-sekolah yang telah melaksanakan Program Dual Track. Di sini, para siswa dapat memamerkan hasil karya mereka sendiri dan meningkatkan kompetensi lifeskill mereka untuk kewirausahaan,” kata Muhammad Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Timur.

Berita Lainnya:  DPRD Kaltim Desak Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Guru TPA

Salah satu harapan dari program ini adalah bahwa setelah siswa SMA tamat, mereka akan memiliki kemampuan berwirausaha yang memungkinkan mereka untuk memasuki dunia kerja atau memutuskan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Hal ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran di Kalimantan Timur.

Muhammad Kurniawan juga menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat dan lingkungan sekitar. Ia berharap agar semua pihak antusias dalam mendukung siswa SMA dalam menampilkan hasil karya mereka di Festival Dual Track ini.

Sementara program Dual Track khusus SMA telah berjalan dengan baik, pertanyaan mengenai nasib siswa SMK juga muncul. Muhammad Kurniawan menjelaskan bahwa SMK memiliki tujuan yang berbeda, yaitu persiapan langsung untuk dunia kerja.

Oleh karena itu, SMK tidak diubah menjadi SMA, tetapi program ini menambahkan kemampuan lifeskill siswa, yang sangat berguna dalam kehidupan mereka ke depan.

Berita Lainnya:  Dispar Kaltim Sebut Kerangka Utama Transformasi Desa Wisata Kaltim

Provinsi Kalimantan Timur juga sedang melakukan revolusi dalam dunia pendidikan dengan program sertifikasi guru dan membangun Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang memberikan sertifikasi kompetensi secara gratis kepada siswa SMK. Hal ini akan memberikan lulusan SMK keunggulan kompetitif dengan dua ijazah, yang mencakup kompetensi yang sangat dihargai oleh dunia kerja.

Dalam kaca mata Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Timur, sejauh ini Perusahaan yang mempekerjakan karyawan tidak hanya membutuhkan ijazah, tetapi juga kompetensi. Dengan adanya sertifikasi kompetensi ini, siswa SMK akan lebih siap untuk bersaing di pasar kerja.

Semua program ini diselenggarakan di UPTD Taman Budaya Disdikbud Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Kemakmuran, Kota Samarinda, Rabu (27/9/2023), dengan harapan agar pendidikan di wilayah ini terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi generasi muda.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id/FRC).

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.