Seluruh Desa di Telen Sudah Terang 24 Jam, Pemerintah Fokus Perluas Jaringan Hingga Pelosok

Portalborneo.id, Kutai Timur – Wajah Kecamatan Telen kini berubah semakin terang. Setelah bertahun-tahun menanti, seluruh desa di wilayah ini akhirnya menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh, menandai langkah maju dalam pemerataan infrastruktur energi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Camat Telen, Petrus Ivung, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kutim dan PLN yang berkomitmen menghadirkan listrik ke seluruh pelosok, termasuk wilayah pedalaman.

“Syukur kita semua, karena sekarang seluruh desa sudah teraliri listrik 24 jam. Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk memastikan pelayanan energi merata sampai ke masyarakat paling ujung,” ujar Petrus Ivung.

Berita Lainnya:  DPMPD Kaltim Dorong Batas Desa, Sinergi dan Kolaborasi Masyarakat Diperlukan

Meski seluruh wilayah telah tersambung jaringan listrik, Petrus menjelaskan masih ada beberapa titik yang membutuhkan penambahan tiang jaringan.

Hal ini dilakukan agar distribusi listrik semakin stabil, terutama di daerah dengan permukiman warga yang tersebar di perbukitan.

“Ada permintaan dari masyarakat di Muara Pantun dan Juq Ayaq untuk penambahan tiang jaringan. Tiang yang ada baru terpasang sampai kilometer tiga, padahal rumah warga ada sampai kilometer sepuluh. Ini sedang kami komunikasikan dengan pihak PLN,” terangnya.

Selain jaringan utama yang terhubung dari Muara Wahau ke Rantau Panjang dan Long Noran, wilayah Long Segar juga berperan sebagai pusat distribusi listrik bagi beberapa desa lain, seperti Kernyayan, Long Melah, dan Marah Haloq. Dengan pola ini, pasokan listrik di Telen semakin merata dan mudah dikelola.

Berita Lainnya:  Gelar Dua Tema Pelatihan Kecakapan Hidup di Kukar

Petrus menilai, kehadiran listrik 24 jam membawa dampak besar bagi masyarakat. Kini warga bisa menjalankan kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial dengan lebih nyaman. Banyak usaha rumahan mulai berkembang karena aktivitas produksi tidak lagi tergantung waktu.

Ia menegaskan, pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan PLN untuk memperkuat infrastruktur di titik-titik rawan.

“Kita bersyukur semua sudah terang. Selanjutnya, tinggal memastikan jaringan kuat dan stabil agar masyarakat bisa menikmati manfaat listrik sepenuhnya,” pungkasnya. (ADV)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.