Samarinda, Kalimantan Timur – Hujan deras yang melanda Kota Samarinda pada Senin pagi, 12 Mei 2025, mengakibatkan banjir di 21 titik wilayah. Kejadian ini disebabkan oleh curah hujan tinggi sejak pukul 05.15 WITA hingga 07.45 WITA.
Berdasarkan pantauan Info Taruna Samarinda – Tim Reaksi Cepat (ITS-TRC), genangan air terjadi di berbagai kawasan, dengan kedalaman bervariasi antara 30 hingga 100 cm. Kecamatan Samarinda Utara dan Sungai Pinang menjadi daerah terdampak paling parah.
Wilayah Tergenang Akibat Banjir Samarinda 12 Mei 2025
Berikut daftar lokasi banjir di Samarinda versi ITS-TRC:
-
Jalan Poros Samarinda – Bandara APT Pranoto (Simpang Lempake – Alaya – Pintu Masuk Bandara)
-
Jalan Bitek RT 07 & RT 01, Kelurahan Sempaja Siring
-
Jalan Citandui, Tanah Merah
-
Jalan Serayu, Tanah Merah
-
Jalan Gunung Kapur, Lempake
-
Jalan Giri Rejo, Lempake
-
Jalan Kebun Agung, Lempake
-
Jalan Damanhuri, Sungai Pinang
-
Jalan Gerilya, Sungai Pinang
-
Jalan Pramuka
-
Jalan Juanda
-
Jalan Kadri Oening
-
Jalan AW Syahrani
-
Jalan Letjen Suprapto
-
Jalan Wahid Hasyim I
-
Jalan KS Tubun
-
Jalan Kartini, Lempake
-
Jalan Belimau (sekitar SMAN 9 dan gereja)
-
Jalan Mugirejo Dalam
-
Jalan Talangsari Luar
-
Jalan Sayur, Sempaja Utara (TMA 100 cm)
Dampak Lain: Pohon Tumbang dan Longsor
Selain banjir, hujan deras juga menyebabkan pohon tumbang di kawasan Lubuk Sawah, Mugirejo, serta tanah longsor di:
-
Jalan Bengkuring Raya, Gang Kangkung (samping Bankaltim)
-
Jalan Belimau Raya RT 22, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara
Imbauan untuk Warga
Ketua ITS-TRC, Joko Siswanto (Jokis), menyampaikan imbauan kepada warga untuk tetap waspada terhadap banjir susulan dan potensi bencana lain, terutama di daerah rawan genangan.
“Wilayah Samarinda Utara dan Sungai Pinang mengalami genangan paling tinggi. Kami terus memantau kondisi cuaca dan menyarankan warga menghindari perjalanan ke titik-titik terdampak,” ujar Jokis.

