Pencairan Beasiswa Kukar Idaman Tahap II Dimulai Pekan Depan

TENGGARONG – Setelah menjadi sorotan mahasiswa karena penundaan yang cukup panjang, pencairan Beasiswa Kukar Idaman Terbaik Tahap Kedua akhirnya mendapatkan kepastian. Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, Sunggono, memastikan bahwa proses pencairan akan dimulai pekan depan, menyusul instruksi langsung dari Bupati Kukar agar penyaluran dipercepat.

Sunggono menjelaskan bahwa keterlambatan pencairan disebabkan oleh pengesahan anggaran yang baru masuk dalam APBD Perubahan (APBD-P) awal November. Karena itu, seluruh proses administrasi tidak dapat dimulai lebih awal. Prosedur seperti penyusunan DPA, input RKA, hingga pemrosesan teknis lainnya baru dapat dilakukan setelah dokumen anggaran disahkan secara resmi.

Berita Lainnya:  Gelar Bimtek, Pemkot Samarinda Berikan Pemahaman dan Pengetahuan Lebih Tentang Hak-hak Anak

Ia menegaskan bahwa Pemkab Kukar tidak pernah berniat menunda beasiswa, namun proses administrasi tidak memungkinkan untuk dipercepat sebelum dokumen keuangan selesai. Selain itu, sistem pencairan juga tidak dapat dilakukan sekaligus, mengingat jumlah penerima lebih dari 4.000 mahasiswa. Prosesnya dilakukan bertahap guna memastikan akurasi data dan pencatatan anggaran.

Untuk mendukung kelancaran pencairan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp16 miliar. Sunggono menjelaskan bahwa proses teknis mulai dari DPPA, SPP, SPM hingga SP2D kini berjalan serempak untuk mengejar tenggat penyaluran. Ia memastikan bahwa tidak ada mahasiswa yang akan tertunda lebih lama dari jadwal baru yang telah ditetapkan.

Berita Lainnya:  Pemkab Kukar Fokus Dengan Pembangunan Pertanian Berbasis Kawasan

Polemik mengenai keterlambatan ini sempat mencuat setelah beberapa mahasiswa menagih janji Wakil Bupati melalui media sosial. Namun, pemerintah memastikan seluruh proses kini berada di jalur penyelesaian. Dengan koordinasi antara Kesra, BPKD dan Kantor Perbendaharaan, pencairan pertama ditargetkan masuk ke rekening mulai Senin atau Selasa mendatang.

Sunggono menutup dengan memastikan bahwa seluruh penerima beasiswa tahap dua akan menerima haknya secara utuh. “InsyaAllah semuanya terbayarkan. Kami pastikan tidak ada mahasiswa yang merasa dirugikan,” ujarnya. (Adv/ProkomKukar)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.