Perbaikan Asrama Mahasiswa Luar Daerah Jadi Fokus Kaltim 2026

Caption: Wagub Seno Aji fot bersama mahasiswa di Asrama Yogyakarta.

Portalborneo.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmen untuk memperbaiki fasilitas asrama mahasiswa yang tersebar di berbagai kota studi pada 2026.

Langkah ini diprioritaskan setelah Wakil Gubernur Kaltim, Ir. H. Seno Aji, meninjau langsung kondisi hunian mahasiswa di beberapa wilayah, khususnya di Yogyakarta yang menjadi pusat konsentrasi pelajar asal Kaltim.

Saat ini, Pemprov Kaltim mengelola asrama mahasiswa di lima kota besar: Makassar, Banjarmasin, Malang, Jakarta, dan Yogyakarta. Dari seluruh lokasi, Yogyakarta tercatat sebagai daerah dengan jumlah mahasiswa terbanyak.

Di sejumlah kota tersebut terdapat tiga asrama aktif, namun satu di antaranya berada dalam kondisi rusak berat dan tidak layak ditempati. Seno Aji memastikan bahwa perbaikan asrama di Yogyakarta akan dimasukkan sebagai agenda prioritas dalam APBD Perubahan 2026.

Berita Lainnya:  Terus Perjuangkan Kesejahteraan Guru di Samarinda

ini menurut Seno Aji, seiring juga dengan kebutuhan revitalisasi yang begitu mendesak.

“Setelah kami lihat langsung, memang ada satu bangunan yang harus segera diperbaiki. Kami akan dorong agar perbaikan ini masuk dalam perubahan anggaran 2026, supaya mahasiswa bisa kembali tinggal dengan aman,” ujar Seno Aji.

Pemerintah saat ini masih melakukan perhitungan teknis untuk menentukan besaran anggaran. Namun, jika skala perbaikan termasuk kategori berat, kebutuhan dana diperkirakan berada pada kisaran Rp5 hingga Rp6 miliar. Tim teknis akan melanjutkan survei dan evaluasi hingga diperoleh angka final yang akurat.

Berita Lainnya:  Ananda Emira Moeis Gelorakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Samarinda

Sementara itu, upaya peningkatan fasilitas di kota lain juga terus berjalan. Asrama mahasiswa Kaltim di Makassar telah rampung direnovasi dan kini menjadi contoh keberhasilan pembenahan hunian pelajar.

Adapun asrama di Banjarmasin tengah memasuki tahap akhir perbaikan dan ditargetkan dapat kembali berfungsi optimal dalam waktu dekat.

“Target kami adalah seluruh asrama dapat menyediakan lingkungan tinggal yang layak, bersih, dan mendukung proses belajar. Mahasiswa di luar daerah harus tetap mendapatkan fasilitas yang memadai,” tegasnya.

Selain fokus pada perbaikan fisik, Pemprov Kaltim juga melanjutkan program beasiswa pendidikan untuk mahasiswa perantau. Pemerintah merencanakan penyaluran beasiswa kepada sekitar 1.000 mahasiswa, meskipun proses verifikasi data masih berlangsung agar bantuan diberikan tepat sasaran.

Berita Lainnya:  Taklukkan Thailand 3-1, Timnas Indonesia Tantang Vietnam di Final Piala AFF U-23

Melalui sinergi antara peningkatan infrastruktur asrama dan perluasan akses beasiswa, Pemprov Kaltim berharap mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah.

Program ini diperkirakan menjadi langkah strategis dalam mendukung generasi muda Kaltim agar lebih siap berkontribusi bagi pembangunan wilayah dalam beberapa tahun mendatang.

Tim Redaksi/66/Riska/ADV/Diskominfo/Kaltim

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.