PENARI 2025: Dua Puskesmas Kutim Tampil Sebagai Pemenang Utama

Portalborneo.id, Kutai Timur — Pelaksanaan PENARI 2025 (Sepekan Mengejar Imunisasi) kembali menempatkan Kutai Timur (Kutim) sebagai salah satu daerah dengan pelayanan imunisasi terbaik di Kalimantan Timur (Kaltim). Dua puskesmas dari Kutim berhasil menjadi pemenang utama pada dua kategori sekaligus.

Puskesmas Sangatta Utara dinobatkan sebagai pemenang kategori wilayah perkotaan, sementara Puskesmas Kongbeng meraih kemenangan pada kategori wilayah pedesaan dan terpencil. Kedua prestasi ini memperkuat reputasi Kutim sebagai daerah yang konsisten menguatkan sistem kesehatan masyarakat.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh tenaga kesehatan.

Berita Lainnya:  Komitmen Edi-Rendi, Akhir 2023 Jalan Poros Kahala-Tabang Mulus

“Pemenang utama yang diraih dua puskesmas ini adalah cerminan kerja keras semua pihak, termasuk masyarakat yang mendukung penuh,” tuturnya.

Menurutnya, keberhasilan ini tak hanya dilihat dari capaian angka, tetapi juga kesungguhan petugas dalam memberikan pelayanan langsung ke rumah penduduk, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan akses transportasi.

Selama pelaksanaan PENARI 2025, puskesmas melakukan kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah desa, sekolah, dan tokoh masyarakat.

Kolaborasi ini menjadi salah satu penilaian penting bagi provinsi dalam menentukan pemenang.

Puskesmas Sangatta Utara memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pendataan, sementara Puskesmas Kongbeng mengoptimalkan pendekatan manual dengan mengunjungi titik-titik layanan terpencil.

Berita Lainnya:  Diduga 2023 Ajang Puncak Inflasi, Andi Harun Siapkan TPID

Keduanya dianggap berhasil menjalankan strategi sesuai karakter wilayah masing-masing.

Program PENARI 2025 memiliki tujuan utama mengejar cakupan imunisasi dasar lengkap demi mengurangi risiko penyakit berbahaya pada anak.

Keberhasilan Kutim mendapat pengakuan karena menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Sumarno berharap keberhasilan ini menjadi pondasi untuk memperkuat layanan imunisasi selanjutnya.

“Prestasi ini harus terus dijaga agar semua anak di Kutim mendapatkan perlindungan kesehatan yang layak,” tutupnya.(ADV)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.