Poltekkes Kemenkes Kaltim Rutin Pengabdian pada Masyarakat: Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Keterangan: Foto bersama masyarakat pada Sabtu, 11 Oktober 2025, di Balai Pertemuan RT 28 ini diikuti sekitar 35 Kepala Keluarga (KK).

Portalborneo.id, Samarinda – Upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) berbasis komunitas di Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, mulai menunjukkan arah positif.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur menggelar penyuluhan PTM dan pemeriksaan kesehatan gratis yang diharapkan menjadi pintu masuk penguatan layanan kesehatan preventif di tingkat RT.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 11 Oktober 2025, di Balai Pertemuan RT 28 ini diikuti sekitar 35 Kepala Keluarga (KK).

Warga mendapatkan edukasi terkait pencegahan hipertensi dan diabetes mellitus, dua penyakit tidak menular yang diproyeksikan terus meningkat apabila tidak ditangani sejak dini.

Berita Lainnya:  OPINI: Antara Fakta dan Harapan di Hari Keadilan Internasional: Apa Kabar Keadilan di Tanah Air?

Ketua Pengabmas Poltekkes Kemenkes Kaltim, Dr. Ns. Andi Lis Arming Gandini, S.Kep., M.Kep, menyebut kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan sesaat, tetapi diarahkan sebagai langkah awal membangun kesadaran kesehatan jangka panjang di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih proaktif mengenali kondisi kesehatannya dan terbiasa melakukan pemeriksaan rutin. Ke depan, pola hidup sehat dan deteksi dini diharapkan menjadi budaya di lingkungan RT,” ujarnya.

Selain penyuluhan, warga juga menjalani pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, asam urat, dan kolesterol. Hasil pemeriksaan ini menjadi bahan awal bagi warga untuk melakukan tindak lanjut kesehatan secara mandiri maupun melalui fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Berita Lainnya:  Banmus DPRD Kaltim Dorong Transparansi dan Kolaborasi Jadwal Kegiatan Dewan

Ketua RT 28 Kelurahan Lok Bahu, Suyadi, menilai kegiatan ini berpotensi menjadi solusi bagi warga yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan rutin.

“Program seperti ini sangat membantu warga kami. Ke depan, kami berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara berkala dan terintegrasi dengan program kesehatan di tingkat kelurahan,” katanya.

Poltekkes Kemenkes Kaltim berharap kegiatan di RT 28 ini dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan. Ke depan, kolaborasi dengan kelurahan dan puskesmas setempat diproyeksikan dapat memperkuat pelaksanaan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) di tingkat RT sebagai upaya pencegahan jangka panjang.

Berita Lainnya:  Semarak Nobar Debat Kedua: Relawan Harmonis Tegaskan Dukungannya untuk Paslon 02

Dengan pendekatan edukatif dan preventif yang berkesinambungan, deteksi dini PTM diharapkan mampu menekan risiko penyakit kronis dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Samarinda.

Tim Redaksi

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.