Portalborneo.id, PENAJAM PASER UTARA – Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Penajam Paser Utara (PPU) tidak hanya menjadi ajang pembentukan struktur organisasi, tetapi juga momentum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja partai di tingkat daerah, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Sekretariat PDI Perjuangan PPU ini diikuti oleh seluruh unsur pengurus, mulai dari tingkat cabang hingga ranting. Kehadiran lengkap peserta mencerminkan komitmen kuat kader dalam memperkuat soliditas partai menjelang agenda politik ke depan.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menyampaikan bahwa Musancab merupakan bagian dari strategi besar partai dalam melakukan pembenahan organisasi pasca Kongres VI yang digelar pada 2025 lalu.
Menurutnya, selain penataan struktur, forum ini juga menjadi ruang untuk melakukan refleksi terhadap capaian dan tantangan yang dihadapi partai di tingkat daerah, khususnya di PPU.
“Ini bukan sekadar pembentukan kepengurusan, tetapi juga evaluasi bagaimana kerja-kerja partai selama ini dan apa yang perlu diperbaiki ke depan,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, berbagai masukan dari kader di tingkat bawah turut menjadi perhatian, terutama terkait penguatan peran ranting sebagai ujung tombak partai dalam menjangkau masyarakat.
Ketua DPC PDI Perjuangan PPU, Hartono Basuki, menegaskan bahwa hasil evaluasi dari Musancab akan menjadi dasar dalam merumuskan langkah strategis partai ke depan, termasuk dalam menghadapi Pemilu 2029.
Ia menyebut, pembenahan tidak hanya menyasar struktur organisasi, tetapi juga pola kerja dan pendekatan kepada masyarakat agar lebih adaptif dengan kebutuhan saat ini.
“Kita ingin memastikan partai hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat pemilu, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hartono menekankan pentingnya menjaga kekompakan antar kader sebagai kunci utama dalam membangun kekuatan politik yang solid dan berkelanjutan.
Dengan menjadikan Musancab sebagai ajang evaluasi dan konsolidasi, PDI Perjuangan PPU optimistis mampu memperbaiki kinerja organisasi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat di masa mendatang.

