Kecamatan Kota Bangun Darat Genjot Pembangunan Infrastruktur Pasca Pemekaran

Camat Kota Bangun Darat, Julkifli. (Ist)

Camat Kota Bangun Darat, Julkifli. (Ist)

Portalborneo.id, Kutai Kartanegara – Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat untuk mempercepat pertumbuhan wilayah pasca pemekaran. Proyek strategis seperti jalan utama penghubung desa hingga kantor camat kini tengah dikebut agar segera bisa dimanfaatkan masyarakat.

Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, menyebutkan bahwa sejumlah pembangunan telah memasuki tahap akhir. “Pembangunan infrastruktur jalan dan kantor camat terus dilakukan, saat ini telah sampai tahap penyelesaian,” ujarnya, Sabtu (1/3/2025).

Pemekaran Kecamatan Kota Bangun Darat sendiri ditetapkan sejak 20 Oktober 2020 melalui keputusan Menteri Dalam Negeri, dengan Desa Kedang Ipil sebagai ibu kota. Pemekaran ini diharapkan memperpendek rentang kendali pemerintahan dan mempercepat pelayanan publik.

Berita Lainnya:  Keseruan Khitan Massal di Pemkot Samarinda

Selain infrastruktur jalan, pembangunan Kantor Camat Kota Bangun Darat juga hampir rampung. Julkifli menegaskan pihaknya terus mendorong agar pembangunan segera selesai sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan dalam pelayanan administrasi.

“Kurang lebih masih ada beberapa yang perlu diperbaiki, tetapi akan terus berprogres. Harapannya dapat segera selesai supaya masyarakat juga nyaman ketika berurusan,” tambahnya.

Dengan akses jalan yang lebih baik dan sarana pemerintahan yang memadai, Kecamatan Kota Bangun Darat diharapkan dapat mengoptimalkan potensi daerah, terutama dalam sektor pertanian dan usaha masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya pembangunan ini, Kecamatan Kota Bangun Darat dapat terus meningkat. Meskipun baru dimekarkan, banyak potensi yang dapat digali dari wilayah ini, sehingga perlu dilakukan pembenahan,” tutup Julkifli.

Berita Lainnya:  Desa Kaliorang Miliki Perpaduan Harmonis Antara Pariwisata dan Pertanian

(ADV/DiskominfoKukar)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.