Jembatan Mahakam I Kembali Ditabrak Tongkang, DPRD Kaltim Jadwalkan RDP Darurat

Caption: Wakil Ketua DPRD Kaltim Fraksi PDI Perjuangan, Ananda Emira Moeis.

Samarinda — Insiden tabrakan kapal tongkang kembali menghantam Jembatan Mahakam I Samarinda, Minggu (27/4/2025) dini hari. Peristiwa ini menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah dan instansi terkait.

Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan, benturan terjadi pada pilar keempat (P4) jembatan. Dugaan awal, kapal tongkang bermuatan batu bara kehilangan kendali akibat tali towing putus, hingga menghantam struktur vital tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, mendesak seluruh pihak terkait untuk segera meningkatkan sistem pengawasan dan keamanan di jalur Sungai Mahakam.

Berita Lainnya:  Pancasila Landasan Negara Indonesia, DPD PDIP Kaltim Gelar Upacara Penghormatan

“Sebelum ada kejadian yang lebih buruk, tingkatkan kinerja! Ada KSOP, Pelindo, Dishub, dan perusahaan yang harus bertanggung jawab di jalur ini,” tegas Nanda, Minggu siang.

Nanda menambahkan, pihaknya bersama Ketua DPRD Kaltim telah menginstruksikan Komisi III untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) darurat dengan seluruh instansi terkait.

“Sudah ada arahan dari Ketua DPRD, Komisi III segera memanggil semua pihak untuk meminta penjelasan. Kita cari solusi konkret bersama,” tegasnya.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, mengonfirmasi bahwa RDP akan dilaksanakan pada Selasa mendatang.

Berita Lainnya:  Samsun dan Rahmat Dermawan Resmikan Program Air Bersih di Sanga-Sanga Kukar.

“Insya Allah, Selasa RDP. Semua yang terlibat kami undang,” ujar Abdulloh.

Insiden ini mengulang kejadian serupa pada Februari lalu, ketika sebuah tongkang bermuatan kayu menabrak pilar ketiga (P3) Jembatan Mahakam I, menyebabkan kerusakan pada fender jembatan yang hingga kini belum selesai diperbaiki.

Nanda pun menyoroti lambannya proses perbaikan tersebut.

“Fender pelindung saja belum tuntas, sekarang sudah ada insiden baru. Ini harus jadi perhatian serius,” katanya.

DPRD Kaltim menegaskan, Jembatan Mahakam I adalah urat nadi penghubung utama di Kaltim, khususnya Samarinda. Semua pihak diminta bertanggung jawab agar tidak terjadi insiden yang lebih fatal di masa mendatang.

Berita Lainnya:  21 Titik Terendam Terparah di Samarinda Utara dan Sungai Pinang

Tim Redaksi

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.