
Portalborneo.id, Kutai Timur – Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menegaskan bahwa Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) memiliki peran strategis dalam menopang kekokohan bangsa.
Menurut Mahyunadi, Ormas bukan hanya wadah berkumpulnya masyarakat, tetapi memiliki misi besar dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Ia menilai bahwa pengalaman organisasi mampu memperluas wawasan dan memperkuat karakter masyarakat.
“Orang yang berorganisasi pasti wawasannya lebih luas. Banyak nilai nasional hingga internasional yang dapat mereka serap dan aplikasikan di lingkungan masing-masing,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa kekuatan bangsa tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat melalui berbagai organisasi.
Mahyunadi menambahkan bahwa 41 Ormas yang terdaftar resmi di Kutim memiliki kesempatan besar untuk berkontribusi dalam menjaga ketahanan sosial. Pemerintah daerah juga berkomitmen menyediakan ruang dialog dan kerja sama.
Ia juga menyoroti pentingnya transformasi Ormas menjadi motor penggerak kerja-kerja sosial di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Menurutnya, jejaring Ormas sangat efektif dalam menyampaikan edukasi dan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa sosialisasi yang dilakukan Kesbangpol bertujuan memperkuat pemahaman Ormas mengenai regulasi terbaru. Hal ini diperlukan agar organisasi dapat berinovasi tanpa melanggar ketentuan hukum.
“Kami ingin Ormas tidak hanya aktif, tetapi juga taat aturan. Dengan begitu, kontribusinya terhadap bangsa menjadi semakin kuat dan terukur,” ujarnya
Mahyunadi mengajak seluruh Ormas untuk terus memperkuat solidaritas dan menolak segala potensi perpecahan.
Baginya, masa depan negara ditentukan oleh kualitas partisipasi warga dalam organisasi sosial.(ADV)

