
Portalborneo.id, Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara berkomitmen menciptakan desa-desa mandiri melalui sistem pendampingan dan koordinasi intensif. Camat Sangatta Utara, Hj. Hasdiah, menyebutkan bahwa pihaknya terus mengawal pelaksanaan program pembangunan desa agar selaras dengan arah kebijakan daerah.
“Koordinasi dengan desa selama ini berjalan lancar dan terbuka. Kami selalu memastikan setiap desa memahami apa yang menjadi prioritas dalam pembangunan,” ujar Hasdiah.
Ia menuturkan, salah satu bentuk dukungan kecamatan adalah pendampingan dalam penyusunan dokumen penting seperti APBDes dan RPJMDes. Langkah ini dilakukan agar desa mampu menyusun perencanaan pembangunan yang realistis, transparan, dan akuntabel.
“Pendampingan bukan berarti kita mengatur, tapi kita membantu agar prosesnya sesuai aturan. Tujuannya supaya desa bisa mandiri dan tidak salah arah dalam perencanaan,” jelasnya.
Melalui pendampingan berkelanjutan ini, pemerintah kecamatan juga mendorong desa untuk lebih berinovasi dalam memanfaatkan potensi lokal. Hal itu dianggap penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Selain memberikan arahan teknis, pihak kecamatan juga rutin melakukan kunjungan lapangan ke desa-desa untuk memastikan realisasi program berjalan sesuai rencana. Hasil evaluasi ini menjadi bahan penting dalam perencanaan pembangunan tahap berikutnya.
Hasdiah menilai, pendampingan yang dilakukan bukan hanya bentuk pembinaan, tetapi juga upaya memperkuat kapasitas pemerintahan desa.
“Kita ingin perangkat desa semakin profesional, mampu mengambil keputusan yang berpihak pada masyarakat,” tegasnya.
Ia optimistis, dengan kerja sama yang baik, Sangatta Utara dapat menjadi contoh kecamatan yang berhasil membangun desa-desa mandiri dan berdaya saing tinggi.(ADV)

