Pemkab Kukar Belum Berlakukan Penyeragaman Lapak Ketat di Pasar Tangga Arung Square

Foto: Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Sayid Fathullah.

Portalborneo.id, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menegaskan belum akan memberlakukan penyeragaman lapak secara ketat kepada para pedagang yang beraktivitas di Pasar Tangga Arung Square dalam waktu dekat. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan awal usaha para pedagang, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah yang baru memulai kegiatan ekonomi di kawasan pasar tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, menjelaskan bahwa rencana penyeragaman meja, kursi, hingga spanduk, terutama di zona kuliner, sejatinya bertujuan untuk menjaga kerapian dan estetika kawasan pasar. Penataan yang seragam dinilai penting agar Pasar Tangga Arung Square memiliki daya tarik visual serta kenyamanan bagi pengunjung dan pembeli.

Berita Lainnya:  Inovasi SIMATA Pejuang: Mempermudah Akses Informasi Wisata Sejarah di Kota Juang Sangasanga

Namun demikian, Sayid menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini lebih memilih pendekatan persuasif dan bertahap. Menurutnya, penerapan aturan yang terlalu ketat di awal justru berpotensi membebani pedagang, terutama dari sisi permodalan. Oleh karena itu, Pemkab Kukar memberikan kelonggaran agar pedagang dapat fokus mengembangkan usaha dan memperoleh keuntungan terlebih dahulu. “Kita ingin rapi, memang. Tapi sementara ini tidak kita tuntut. Kita ingin pedagang tumbuh dulu, berkembang dengan baik, dan mendapatkan keuntungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penataan dan penyeragaman lapak tetap menjadi bagian dari rencana jangka menengah pemerintah daerah. Kebijakan tersebut akan diterapkan setelah aktivitas perdagangan dinilai stabil dan para pedagang sudah memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik. Dengan cara ini, penataan pasar diharapkan tidak mematikan usaha, tetapi justru memperkuat keberlanjutan kegiatan ekonomi di dalamnya.

Berita Lainnya:  Harianto Sampaikan 7 Poin Deklarasi Dukungan Team Muda untuk Isran-Hadi

Dalam rencana ke depan, Pemkab Kukar juga membuka peluang melibatkan pihak ketiga dalam penyediaan sarana penunjang lapak, seperti meja, kursi, dan perlengkapan pendukung lainnya. Skema ini dipertimbangkan sebagai solusi agar pedagang tidak perlu mengeluarkan biaya besar di awal, sekaligus memastikan standar kerapian dan keseragaman tetap terjaga sesuai konsep pasar modern.

Sayid menilai keberhasilan Pasar Tangga Arung Square tidak hanya ditentukan oleh bangunan fisik dan fasilitas yang tersedia, tetapi juga oleh keberlangsungan usaha para pedagang yang mengisi pasar tersebut. Dengan pendekatan bertahap dan kolaboratif, Pemkab Kukar berharap pasar ini dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang tertib, rapi, berdaya saing, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.