Aulia Rahman Basri Kejar Target Akhir 2026, Internet Desa dan Insentif RT Dipastikan Berlanjut

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri

PORTALBORNEO.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memfokuskan perhatian pada penyelesaian berbagai program hingga penghujung 2026. Di saat yang sama, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan pada 2027.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan kedua pekerjaan tersebut harus dipersiapkan secara bersamaan. Penyelesaian program tahun berjalan menjadi prioritas, namun perencanaan tahun berikutnya juga harus dilakukan agar pelaksanaan pemerintahan tidak terputus.

“Kita memiliki dua pekerjaan besar di akhir tahun 2026. Pertama, kita harus mengeksekusi sisa-sisa kegiatan di tahun 2026. Kedua, kita juga harus mempersiapkan perencanaan kegiatan untuk tahun 2027,” kata Aulia, Rabu (07/10/2026).

Ia menilai pejabat administrator memiliki posisi strategis dalam mengawal pelaksanaan program di masing-masing perangkat daerah. Peran tersebut dibutuhkan agar target yang telah ditetapkan dapat diterjemahkan menjadi pekerjaan yang terukur hingga akhir tahun.

“Dengan begitu, target-target kerja dan kinerja kita pada tahun ini bisa tercapai dan sekaligus bisa merencanakan dengan baik program untuk tahun 2027. Sehingga target capaian Kukar Idaman Terbaik dapat terlaksana dengan baik,” bebernya.

Dalam mengejar target akhir tahun, Aulia mengingatkan agar pelaksanaan program tetap mempertimbangkan kemampuan pembiayaan daerah. Menurutnya, anggaran harus mengikuti program yang memang menjadi kebutuhan dan prioritas, bukan sebaliknya.

“Oleh karena itu, pembiayaannya akan kita sesuaikan dengan target capaian sampai akhir tahun. Tujuannya agar kita tidak menyisakan banyak SiLPA dan anggaran yang ada bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Pemkab Kukar sendiri masih mempertahankan target realisasi anggaran pada angka 100 persen. Namun, target tersebut tidak berarti pemerintah akan memaksakan seluruh anggaran terserap tanpa memperhatikan kualitas maupun kebutuhan di lapangan.

“Untuk kondisi sekarang, kita masih memasang target di angka 100 persen. Namun, sekali lagi, dalam proses pelaksanaannya kita tetap berusaha menyesuaikan dengan kondisi yang ada,” tuturnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran agar tidak membuat kegiatan yang tidak memiliki manfaat hanya demi meningkatkan persentase realisasi anggaran. Program prioritas dalam agenda Kukar Idaman Terbaik tetap harus menjadi acuan, termasuk pemenuhan akses internet bagi masyarakat di seluruh desa.

“Saya tidak ingin karena kita mengejar realisasi anggaran, kemudian kita membuat kegiatan secara sembarangan di lapangan,” sebutnya.

Selain penguatan akses internet desa, pemerintah memastikan sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap berjalan sampai penghujung tahun. Kegiatan gotong royong, musyawarah RT hingga berbagai kegiatan masyarakat lainnya menjadi bagian yang tetap mendapat dukungan pembiayaan.

“Karena itu, pembiayaannya kita pastikan tersedia sampai akhir tahun untuk mendukung program tersebut. Selain itu, kegiatan-kegiatan rutin seperti gotong royong, musyawarah RT, dan kegiatan lainnya juga tetap bisa terlaksana,” tandasnya.

Tidak hanya kegiatan di tingkat masyarakat, Pemkab Kukar juga memastikan dukungan anggaran untuk insentif para ketua RT tetap tersedia hingga akhir 2026. Menurut Aulia, keberlanjutan dukungan tersebut penting untuk menunjang aktivitas pelayanan masyarakat di tingkat lingkungan.

“Insentif untuk teman-teman RT juga kami pastikan tersedia dengan baik sampai akhir tahun,” pungkasnya.(Adv/diskominfokukar)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.