Wagub Seno Dorong Kaltim Jadi Pusat Forum Akademik Dunia, Gratispol Fondasi Penguatan SDM

Caption: Wagub Kaltim, Seno Aji

Portalborneo.id, Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, menegaskan komitmen Pemprov Kaltim untuk memperbanyak penyelenggaraan forum akademik internasional sebagai strategi memperkuat kualitas SDM daerah.

Demikian disampaikan Wagub Seno Aji, saat  membuka The 1st Accounting and Management International Conference (AMICO) dan The 1st International Conference on Civil Engineering, Architecture and Urban Planning (ICCA-UP) yang digelar di Swiss-Belhotel Samarinda.

Dalam sambutannya, Seno Aji menilai kehadiran para akademisi dan pakar dari luar negeri menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa Kaltim untuk menyerap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru.

“Konferensi seperti ini tidak hanya memberi wawasan baru bagi mahasiswa, tetapi juga menghubungkan dunia akademik Kaltim dengan standar global,” ujarnya.

Berita Lainnya:  Wakil Gubernur Kalimantan Timur Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Dukung UMKM

Ia menjelaskan bahwa Kaltim saat ini membutuhkan forum yang mampu mempertemukan mahasiswa, dosen, dan pemimpin riset internasional, terutama karena daerah ini sedang menghadapi agenda strategis jangka panjang, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dengan demikian, mahasiswa Kaltim harus dibekali pemahaman tentang desain arsitektur modern, teknik sipil mutakhir, serta konsep perencanaan kota yang adaptif. Menurutnya, konferensi internasional yang membahas ekonomi, arsitektur, maupun urban planning sangat relevan dengan tantangan pembangunan di Kaltim.

“Kita memang butuh pembaruan ilmu yang terus bergerak. Dan forum seperti ini memberi ruang untuk itu,” katanya.

Berita Lainnya:  Kemenkumham Kaltimtara Usulkan 518 WBP Terima Remisi Natal Tahun 2022

Seno Aji juga mengaitkan pelaksanaan konferensi internasional dengan kebijakan unggulan Pemprov, yakni Program Gratispol. Ia menekankan bahwa beasiswa dan pembebasan biaya pendidikan yang diberikan melalui program tersebut dimaksudkan membuka akses seluas-luasnya bagi pelajar dan mahasiswa, termasuk untuk mengikuti forum ilmiah global.

“Gratispol bukan hanya soal biaya kuliah. Program ini juga harus mendorong mahasiswa untuk aktif terlibat dalam seminar dan konferensi internasional agar mereka benar-benar siap bersaing,” tegasnya.

Wagub menambahkan, Pemprov Kaltim akan terus mendorong agar acara serupa dapat dilaksanakan lebih sering dan melibatkan lebih banyak perguruan tinggi. Baginya, partisipasi mahasiswa dalam forum akademik berkelas dunia adalah investasi langsung untuk meningkatkan kualitas SDM Kaltim.

Berita Lainnya:  Pemprov Kaltim Subsidi Bantuan Bebas Biaya Admin Perumahan

“Kita ingin anak-anak kita pandai, berwawasan global, dan mampu mengambil peran besar dalam pembangunan daerah, termasuk di IKN. Karena itu, kegiatan ini harus diperbanyak,” ungkapnya.

Ia berharap hasil diskusi dan pengetahuan yang dibawa para pemateri internasional dapat diaplikasikan mahasiswa ketika terjun ke dunia kerja maupun proyek pembangunan.

Maraknya penyelenggaraan konferensi internasional di Kaltim dan dukungan pembiayaan pendidikan melalui Gratispol, Pemprov optimistis generasi muda Kaltim akan semakin siap menghadapi perubahan dan tantangan masa depan.

Tim Redaksi/31/ Riska/ADV/Diskominfo/Kaltim

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.