Ketua DPRD Kaltim Soroti Ketimpangan Pendidikan di Wilayah Pedalaman

Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud

Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud

Samarinda — Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, menyoroti ketimpangan akses dan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedalaman. Dalam pernyataannya, Hasanuddin yang akrab disapa Hamas, menyebut kesenjangan ini masih menjadi persoalan serius yang belum tertangani secara menyeluruh.

“Pendidikan tidak boleh bergantung pada letak geografis. Anak-anak di pedalaman punya hak yang sama untuk mendapat pendidikan berkualitas,” ujarnya, Senin (20/5/2025).

Ia mengungkapkan bahwa masih banyak sekolah di pelosok Kaltim yang minim fasilitas dan kekurangan tenaga pengajar. Bahkan, beberapa sekolah hanya memiliki satu atau dua guru untuk menangani seluruh proses belajar-mengajar.

Berita Lainnya:  OPINI : Harumkan Kaltim, Menuju Indonesia Emas 2045

Hamas mendorong adanya sinergi lintas sektor antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk menyusun strategi pemerataan pendidikan. Ia menilai bahwa solusi jangka pendek seperti program guru kontrak perlu diimbangi dengan kebijakan jangka panjang, termasuk pemberian insentif dan jaminan karier bagi guru yang bertugas di daerah terpencil.

“Pemerintah harus menciptakan sistem yang mendukung guru untuk betah di daerah. Mulai dari insentif, pelatihan, hingga fasilitas penunjang,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa kualitas pendidikan bukan hanya soal bangunan sekolah, tetapi juga infrastruktur pendukung seperti akses listrik, internet, hingga tempat tinggal guru.

Berita Lainnya:  Ronal Stephen: Perayaan HUT Ke-51 PDI Perjuangan Diwarnai Semangat Bersatu dan Komitmen

Menurutnya, jika Kaltim ingin mencetak generasi emas, pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan secara merata, tidak hanya di pusat kota.

“Pendidikan adalah kunci masa depan. Maka, jangan biarkan anak-anak di pedalaman terus tertinggal,” pungkas Hamas.

Tim redaksi (Adv 38/Fr)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.