Persetujuan APBD Kaltim 2024 Maksimalkan Investasi Pendidikan

Teks Foto: Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun.

Portalborneo.or.id, Samarinda – Gubernur dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah mencapai persetujuan APBD Provinsi Kaltim Tahun 2024 senilai Rp20,675 Triliun dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Senin, 25 September 2023. Kesepakatan ini memprioritaskan investasi dalam sektor pendidikan.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim, Muhammad Samsun, disepakati bahwa 20 persen dari APBD 2024 akan dialokasikan untuk Dunia Pendidikan di Bumi Etam. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan peningkatan kualitas pendidikan sebagai fondasi masa depan yang lebih baik.

Berita Lainnya:  Pemprov dan DPRD Kaltim Gelar Rapat Kerja Perdana, Perkuat Sinergi Eksekutif-Legislatif

Pemerintah Provinsi dan DPRD Kaltim telah menyahkan APBD 2024 ini jauh-jauh hari dengan tujuan agar program-program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat secepatnya bagi masyarakat setempat.

Gubernur Kaltim, Isran Noor, menyampaikan kebanggaannya atas proses pembahasan dan penilaian yang dilakukan oleh dewan terhadap Rancangan APBD Tahun Anggaran 2024. Ia berharap APBD tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pengelolaan keuangan daerah.

“Kerja sama yang baik antara pemerintah dan DPRD adalah modal dasar dalam mengatasi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan serta pembangunan di Bumi Etam,” kata Gubernur Isran Noor.

Berita Lainnya:  Samsun Mendorong Akses Darat di Muara Muntai

Selain itu, Gubernur Noor juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kaltim atas dukungan, perhatian, serta saran yang telah diberikan selama ini. Sinergi ini diharapkan terus berkembang demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Persetujuan APBD Kaltim Tahun 2024 mencakup rincian sebagai berikut:

  1. Pendapatan Provinsi Kaltim sebesar Rp20 triliun, dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp10,578 triliun dan dana transfer ditargetkan sebesar Rp9,408 triliun.
  2. Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp13,861 miliar.
  3. Penerimaan pembiayaan pada APBD Murni tahun 2024 sebesar Rp675 miliar, yang diharapkan akan mengoptimalkan kualitas pembangunan berkelanjutan.
Berita Lainnya:  Samsun Respon Temuan Tambang Batu Bara Koridoran di Sepaku Penajam Paser Utara

Dengan persetujuan ini, Kaltim menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. Semoga langkah ini membawa perubahan positif yang signifikan pada tahun 2024.

(Tim Redaksi Portalborneo.or.id/FRC).

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.