Kalimantan Timur dan Tantangan BBM: Menjaga Sumber Daya Alam dari Ancaman BBM Berkualitas Rendah

Pertamina Kalimantan Timur

Pertamina Kalimantan Timur

Samarinda – Kalimantan Timur sebagai daerah kaya sumber daya alam kini menghadapi tantangan baru: dugaan menurunnya kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di pasaran. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pengguna kendaraan bermotor yang melaporkan kerusakan mesin akibat BBM bermasalah.

Persoalan ini menjadi sorotan dalam program Dialog Publika di TVRI Kaltim, yang menghadirkan Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis. Dalam diskusi tersebut, Ananda menegaskan bahwa isu BBM ini tidak hanya soal kerusakan kendaraan, tetapi juga menyentuh aspek ketahanan energi dan kelestarian lingkungan di daerah penghasil energi nasional.

Berita Lainnya:  DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi Peran KIP dalam Menjawab Tantangan Keterbukaan Informasi

“Kualitas BBM yang buruk dapat merusak mesin industri hingga meningkatkan emisi. Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi bisa jadi ancaman bagi kelestarian alam dan produktivitas sektor vital di Kaltim,” ujar Ananda.

DPRD Kaltim, menurutnya, telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, aparat kepolisian, serta pihak Pertamina untuk menyelidiki masalah ini. Ia menyambut baik langkah Pertamina menunjuk bengkel gratis untuk perbaikan kendaraan terdampak, namun menegaskan pentingnya investigasi independen.

“Uji laboratorium internal harus dilengkapi dengan pengujian independen agar publik mendapat kepastian,” tambahnya.

Ananda juga mengingatkan bahwa distribusi energi yang aman dan berkualitas adalah hak masyarakat. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyelesaikan persoalan ini secara menyeluruh, demi menjaga potensi alam Kalimantan Timur agar tetap lestari dan berdaya guna.

Berita Lainnya:  Jacksen Ferreira Tiago Optimis Timnas Indonesia Lolos Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Tim Redaksi (Adv 1/Rsk)

 

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.