PORTALBORNEO.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kompetisi bulu tangkis kembali menjadi salah satu sarana untuk mengukur perkembangan pembinaan atlet di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satunya melalui Hexa Arena Badminton Championship 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7-17 Oktober 2026.
Turnamen tersebut mendapat dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar. Selain menjadi ruang bagi atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding, kompetisi ini diharapkan dapat mempertemukan klub-klub bulu tangkis sekaligus melihat hasil pembinaan yang telah berjalan di daerah.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni AB, menyambut positif penyelenggaraan Hexa Arena Badminton Championship 2026. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap bulu tangkis menjadi potensi yang perlu terus didukung agar perkembangan olahraga di Kukar semakin baik.
“Perhatian masyarakat terhadap perkembangan olahraga, terutama bulu tangkis, sangat luar biasa. Kami tentu mengapresiasi dan berterima kasih kepada teman-teman yang telah berinisiatif menyelenggarakan turnamen ini,” kata Aji, Minggu (04/10/2026).
Aji mengatakan, penyelenggaraan turnamen tersebut sebelumnya telah dikoordinasikan dengan Dispora Kukar. Karena itu, pihaknya berharap Hexa Arena Badminton Championship dapat berkembang menjadi kompetisi yang digelar secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini sudah dikoordinasikan dengan Dispora dan kami berharap ke depannya bisa menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun,” sebutnya.
Tak hanya menjadi kompetisi terbuka, turnamen tersebut juga dinilai memiliki peluang untuk mendukung agenda pembinaan atlet bulu tangkis Kukar. Dispora bahkan berencana memberikan ruang agar kegiatan serupa dapat dimanfaatkan sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) bulu tangkis.
“Ke depan, kami akan memberikan kesempatan agar kegiatan seperti ini bisa menjadi salah satu tempat pelaksanaan Kejurkab bulu tangkis yang rencananya dilaksanakan di Kota Bangun,” jelasnya.
Menurut Aji, kompetisi terbuka memiliki peran penting dalam melihat sejauh mana perkembangan atlet dan klub. Hasil pertandingan juga dapat menjadi salah satu gambaran terhadap efektivitas pembinaan yang dilakukan masing-masing klub.
“Turnamen ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga menjadi salah satu tolok ukur pembinaan di setiap klub. Kami berharap seluruh klub bulu tangkis di Kukar dapat mengambil bagian,” ungkapnya.
Ia pun mengajak klub, atlet, dan seluruh pelaku olahraga bulu tangkis di Kukar untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. Semakin banyak peserta yang terlibat, semakin besar pula ruang bagi atlet untuk menambah pengalaman dan meningkatkan kemampuan melalui kompetisi.
“Karena ini turnamen terbuka, kami mengajak seluruh pelaku olahraga, khususnya bulu tangkis, untuk ikut berpartisipasi dan meramaikan kompetisi ini,” tuturnya.
Antusiasme terhadap Hexa Arena Badminton Championship 2026 juga mulai terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar. Aji menyebut informasi dari panitia menunjukkan pendaftar terus bertambah menjelang pelaksanaan turnamen.
“Alhamdulillah, informasi yang kami terima menunjukkan peserta sudah cukup banyak yang mendaftar. Antusiasmenya juga cukup tinggi,” tutupnya.(Adv/diskominfokukar)

