Sekitar Ribuan Warga Kukar Terdampak PHK, Pelatihan Vokasi Gratis Dibuka hingga 7 Oktober

Plt Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Fahriza.

Plt Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Fahriza.

PORTALBORNEO.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sekitar 3.000 masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tercatat terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Kondisi tersebut mendorong Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar mengajak para pekerja terdampak memanfaatkan program pelatihan vokasi yang difasilitasi Kementerian Ketenagakerjaan.

Program tersebut menjadi salah satu peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan setelah kehilangan pekerjaan. Selain tidak dipungut biaya pelatihan, peserta juga mendapatkan sejumlah fasilitas selama mengikuti kegiatan.

Plt Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Fahriza, mengatakan program vokasi tersebut memang diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak PHK. Seluruh biaya penyelenggaraan telah difasilitasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan sehingga peserta tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengikuti pelatihan.

“Bagi masyarakat yang terdampak PHK, ada program pelatihan yang seluruhnya difasilitasi oleh kementerian. Informasinya juga sudah kami sampaikan melalui media sosial Distransnaker Kukar,” kata Dendy, Senin (05/10/2026)

Pelaksanaan pelatihan akan berlangsung di BPP dan Rinda. Peserta tidak disediakan fasilitas penginapan atau boarding, sehingga setelah mengikuti kegiatan mereka dapat kembali ke tempat tinggal masing-masing.

“Pelatihannya dilaksanakan di BPP dan Rinda. Peserta mendapat uang saku, tetapi memang tidak ada fasilitas boarding. Jadi, setiap hari peserta bisa pulang ke rumah,” sebutnya.

Dendy menyebut materi yang disiapkan cukup beragam dan diarahkan pada keterampilan yang dapat mendukung kesiapan peserta kembali memasuki dunia kerja. Salah satu bidang yang tersedia yakni pemeliharaan dan perawatan pendingin ruangan atau air conditioner (AC).

“Jenis pelatihannya cukup beragam, salah satunya ada pelatihan pemeliharaan dan perawatan AC,” katanya.

Melihat jumlah masyarakat terdampak PHK yang cukup besar, Distransnaker Kukar mendorong warga untuk tidak melewatkan kesempatan tersebut. Masyarakat yang memenuhi persyaratan dan memiliki minat dapat mendaftarkan diri melalui kanal informasi yang telah disediakan.

“Jumlah masyarakat yang terdampak PHK saat ini kurang lebih 3.000 orang. Bagi yang berminat, silakan mendaftar melalui kanal yang sudah kami sampaikan di media sosial Distransnaker,” ucap Dendy.

Ia menjelaskan program tersebut tidak menetapkan batas kuota peserta secara khusus. Seluruh pendaftar nantinya akan melalui tahapan seleksi sesuai mekanisme yang ditentukan penyelenggara.

“Untuk kuotanya tidak dibatasi secara khusus. Nantinya peserta akan mengikuti proses seleksi sesuai dengan mekanisme yang sudah ditetapkan,” tuturnya.

Selain memperoleh keterampilan baru, peserta juga akan mendapatkan uang harian, makan siang dan sertifikat setelah menyelesaikan pelatihan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan selama peserta mengikuti proses peningkatan kompetensi.

“Peserta akan mendapatkan uang harian, makan siang, dan sertifikat pelatihan. Jadi kami mengajak masyarakat yang terdampak PHK untuk memanfaatkan kesempatan ini,” ungkapnya.

Dendy menambahkan, pendaftaran pelatihan masih dibuka hingga 7 Oktober 2026. Setelah pendaftaran ditutup, peserta akan mengikuti wawancara pada 12-13 Oktober, kemudian pengumuman hasil seleksi pada 14 Oktober dan daftar ulang pada 15 Oktober.

“Pendaftaran dibuka dari 25 September sampai 7 Oktober. Setelah itu wawancara 12-13 Oktober, pengumuman 14 Oktober, daftar ulang 15 Oktober, dan pelatihannya dilaksanakan 20-23 Oktober di Samarinda,” tutupnya.(Adv/diskominfokukar)

...

Bagikan :

Email
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
[printfriendly]

terkait

.